|
Inisiasi Menyusu Dini : Semua senang… |
|
|
|
|
Written by Selasi
|
|
Friday, 19 June 2009 17:19 |
Oleh : Sentra Laktasi Indonesia
Inisiasi Menyusu Dini atau yang dikenal sekarang dengan IMD merupakan langkah awal menuju kesuksesan menyusui, salah satu faktor penting dari pembangunan sumber daya manusia kedepan. Penelitian menunjukan bahwa mortalitas dapat ditekan dengan efektif saat kita memberikan kesempatan pada bayi untuk bersama ibunya, dengan kontak kulit dan membiarkan mereka bersama-sama minimal 1 jam.
Disaat itu ibu dapat merespon bayinya, memberi perhatian, memberi kehangatan dan memperkenalkan arti kehidupan dunia yang baru, sehingga bayi pun lebih tenang dan jarang menangis, bayi menjadi lebih hangat sehingga dapat menurunkan resiko kedinginan, bayi pun dapat menghadapi proses adaptasi dengan lebih baik.
Indikasi IMD, Ibu dan bayi harus dalam keadaan yang stabil. Artinya, ibu dan bayi tidak memerlukan perawatan atau tindakan medis paska pesalinannya, apabila memerlukan perawatan medis (resusitasi) IMD harus dihentikan atau tidak dilakukan.
Hal lain yang sangat menyentuh hati penulis adalah, dalam IMD tergambar satu gambaran indah satu keluarga sakinah, potret perjalanan anak manusia, bapak sebaiknya berada disisi ibu, sehingga doa-doa pun akan mengalun merdu. Betapa indahnya apabila hal awal yang didengar telinga kanan bayi adalah alunan merdu ayat-ayat Tuhan, dan yang yang pertama telinga kirinya dengar adalah senandung surga. Sungguh merupakan proses edukasi pertama dalam kehidupan bayi yang sangat indah, orang tua memperkenalkan prinsip dasar keTuhanan yang akan menjadi bekal sebagai kekayaan spiritualnya.
Dalam proses yang semi privasi ini, tenaga kesehatan pun dapat menolong ibu lain yang memerlukannya, kembali ke bangsal atau poliklinik untuk memeriksa pasien lain, melakukan aktivitasnya tanpa terganggu untuk menemani IMD. Karena satu keluarga telah larut dalam indahnya kebersamaan setelah sekian lama bersabar menunggu. Satu proses yang benar-benar memanjakan semua unsur penunjangnya, satu proses yang adil, ibu tenang, bayi tenang, bapak riang, tenaga kesehatanpun senang.
Dalam perawatannya kemudian, bayi pun tidak pernah ditinggal ibu, baik pagi, siang ataupun malam, kehangatan itu selalu ada. Bayi selalu berada disamping ibunya, berada dalam jangkau ibu, sehingga ibu dapat dengan segera merespon semua keinginan bayi. Dalam kata lain, bayi dirawat gabung. Hal ini memberikan kenyamanan tersendiri buat bayi, hormon stress menurun, bayi jarang menangis, sehingga kekebalan tubuh bayi tidak menurun.
Kita dapat membayangkan dalam masa emas kehidupannya, bayi mendapatkan perhatian ekstra, belaian kasih sayang, sentuhan kasih dan alunan ayat-ayat cinta, lalu meminum cairan yang bernutrisi tinggi kaya akan antibodi yang diciptakan spesial buat dia. ini merupakan awal yang terindah, awal pembentukan karakter yang penuh dengan cinta. Karena, awal yang baik adalah setengah perjalanan.
|
|
Last Updated ( Friday, 19 June 2009 17:21 )
|