Kenapa Bayi Menolak Menyusu? PDF Print E-mail
Written by selasi.net   
Tuesday, 02 March 2010 02:41


bayi menolak menyusu merupakan penyebab umum ibu berhenti menyusui atau memberikan susu formula dan bahkan makanan padat. ibu menjadi tidak percaya diri, merasa ASInya tidak cukup baik untuk bayi, rasa ASInya berubah dan pemikiran negatif lainya.

Bentuk penolakan yang biasa terjadi dari bayi biasanya bayi menyusu tetapi tidak mengisap, ada juga bayi yang meronta-ronta, ada yang mengisap tetapi sebentar-sebentar, kadang bayi hanya mau menyusu di satu payudara saja.

yang jadi pertanyaan berikutnya adalah, kenapa kok bayi menolak disusui? atau menolak untuk menyusu?

banyak kondisi dimana bayi menjadi tidak mau menyusu, diantaranya : karena bayi sakit,seperti halnya kita saat kita sakit pastinya malas untuk makan, begitu juga dengan bayi. penyebab lain juga karena bayi kesakitan, kalau bayi lahir biasanya karena trauma kelahiran yang disebabkan extraksi vacum, misalnya, atau forceps. juga karena hidungnya tersumbat, luka, kelainan mulut, infeksi Candida, atau bisa jadi karena bayi tumbuh gigi.

Penolakan juga bisa disebabkan karena sedasi atau menantuk, penyebabnya biasanya karena pengaruh obat yang diterima ibu saat melahirkan, atau obat-obatan yang dikonsumsi ibu, misalnya obat psikiatri atau obat-obatan penenang.

berikutnya adalah, karena adanya kesulitan dengan teknik menyusui. penyebab ini biasanya disebabkan karena bayi sudah diberi susu botol atau kempeng, posisi menyusui yang membuat bayi tidak nyaman dan tidak dapat mengeluarkan ASI dengan efektif,  prilaku kasar terhadap bayi, ibu memegang atau menggoyang-goyangkan payudara, menyusuinya di jadwal.

penyebab ketiga adalah : karena adanya satu perubahan yang membuat bayi jengkel. bayi memang sangat sensitif, proses adaptasi sangat diperlukan dalam setiap perubahan yang terjadi, sakit marahnya kadang bayi 3-4 bulan suka langsung mogo menyusu atau nursing strike. hal ini terjadi disebabkan oleh : perpisahan dengan ibunya misalnya karena ibunya bekerja, bisa juga karena pengasuh baru atau mungkin juga kebanyakan pengasuh, pindah rumah atau mengunjungi tempat baru atau perubahan rutinitas lain juga dapat berpengaruh.

Bayi sangat sensitif dengan perubahan-perubahan yang terjadi sehingga perubahan-perubahan kecil yang kadang tidak kita sadari bagi bayi  merupakan perubahan besar, seperti ibu ganti sabun atau perubahan hormon karena menstruasi.

Penyebab keempat yaitu penolakan yang hanya pura-pura, atau hanya asumsi kita saja kalau bayi menolak menyusu. misalnya, bayi baru lahir yang mana kadang-kadang suka terlihat seperti geleng-geleng saat ingin menyusu, pastinya bayi belum mengetahui kode geleng-geleng untuk menunjukan penolakan. kemudian bayi 4-8 bulan bayi sudah mulai mudah teralihkan, lagi menyusu tiba-tiba menengok karena ada suara atau ada yang lewat.

Kembali bahwa hal-hal yang kecil bagi kita ternyata berefek besar buat bayi, perubahan sekecil apapun kadang berpengaruh bagi beberapa bayi.

disarikan dari : modul pelatihan konseling menyusui modul 40 jam WHO/UNICEF.
Comments
Add New Search RSS
mamanyakayla  - TFS   |202.70.51.xxx |2010-03-14 21:40:57
tfs yaa.,. ijin copas boleh ?
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Wednesday, 25 August 2010 11:01 )
 
Membaca Update artikel kami via email, mau?
Alamat Email:

Konsultasi ASI Online